Isnin, 30 September 2013

Bismillah


Mencegah Berbagai Penyakit Ayam Kampung


Masalah serius dari peternakan ayam kampung adalah timbulnya berbagai penyakit. Seiring dengan musim kemarau yang berkempanjangan tentu akan menimbulkan berbagai penyakit pula. Untuk itu langkah terbaik dalam beternak ayam adalah mencegah berbagai penyakit ayam. Dengan mencegah akan lebih baik dari pada mengobati bukan?
Banyak penyakit datang dari fasilitas kandang yang kurang baik. Untuk itu langkah mencegah datangnya penyakit adalah sanitasi atau kebersihan kandang itu sendiri. Dengan begitu ancaman dari virus dan bakteri yang merugikan semakin ditekan sehingga penyakit dapat dihindari. Adapun cara mencegah penyakit pada ayam kampung adalah sebagai berikut :

1. Berilah abu atau bahan lain yang dapat menyerap air dari kotoran ayam. Letakkan dimana terdapat penumpukan kotoran ayam. Biasanya di bawah tempat bertengger atau di bawah sarang bertelur. Cara ini dilakukan dengan maksud mengurangi kelembaban atau air pada kotoran. Sehingga virus dan bakteri tidak akan berkembang. Bahan lain yang dapat digunakan adalah kapur atau gamping (bahasa jawa). Bila ingin dijadikan kompos taruh kulit padi atau gabah (bahasa jawa). Usahakan lantai atau litter dalam keadaan kering.
2. Di dalam kandang usahakan udara dapat keluar masuk dengan bebas.
Artinya usahakan kandang memiliki ventilasi atau saluran udara yang cukup. Dengan demikian udara atau bahkan penyakit dapat bersirkulasi dengan baik. Cara ini dimaksudkan untuk ayam mendapat udara yang selalu baru dan dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit. Kandang yang terlalu tertutup atau bahkan redup akibat kurangnya udara dan cahaya yang cukup mengakibatkan ayam kurang nafsu makan.
3. Gantilah air setiap paling lama 2-3 hari 1X.
Air harus dalam keadaan yang bersih dan bebas dari tanah atau kotoran ayam. Biasanya untuk kandang model litter akan rawan terhadap air kotor. Jadi pastikan air selalu diganti. Air yang bersih mengurangi tersumbatnya hidung ayam karena biasanya ayam akan mencelupkan paruhnya sampai ke hidungnya. Dengan begitu penyakit dapat dicegah terutama untuk pernapasan.
4. Sarang bertelur (induk) bisanya adalah tempat yang selalu kotor.
Terutama setelah menetas, biasanya akan timbul hewan kecil seperti mreki (bahasa jawa). Untuk itu sarang hanya 1x pakai, bakar sarang tersebut dan ganti dengan yang baru. Tidak hanya itu, sarang bertelur yang pada umumnya lembab akan muncul nyamuk yang juga bersarang di bawahnya. Semprotlah dengan desinfektan atau air daun sirih untuk pencegahan timbulnya penyakit.
5. Pisahkan ayam yang sakit atau isolasikan ke tempat yang jauh dari ayam-ayam sehat.
Dengan mengisolasi ayam yang sakit akan memutus rantai penularan bibit penyakit ayam. Ayam yang sakit biasanya akan berakibat dengan perkembangannya. Untuk itu cara penanggulangannya adalah mengobati dan memacu pertumbuhannya. Dengan kata lain saat ayam yang sakit kita pisahkan langkah yang kita lakukan adalah mengobati penyakit dan memacu dari pakan agar mengejar pertumbuhan dari ayam-ayam yang sehat.

6. Jangan membeli ayam yang sakit!
Ayam yang sakit biasanya didapat dari hasil transportasi atau dari penjual ayam. Untuk itu bila terlanjur dibeli usahakan jangan ditaruh di kandang dahulu. Isolasikan setiap ayam baru sebelum ditaruh di kandang bersama ayam lama meski berada di kandang yang berbeda. Dengan adanya ayam baru yang sakit merupakan langkah awal munculnya penyakit.
7. Karakter asli ayam kampung adalah mengais atau menceker-ceker tanah dengan kakinya.
Dengan begitu kaki ayam menjadi rawan tercemarnya penyakit. Banyak penyakit dimulai dari kaki kotor seperti bubul ayam. Bila kaki ayam kotor atau sakit bubul ayam semprotlah dengan air garam dan bawang putih. Tapi ingat, jangan langsung di goreng ya! :D
8. Cegah datangnya penyakit dengan menghindari tergenangnya air di kandang ayam. 
Air yang menggenang atau kelembaban yang berlebih dapat menjadi sarang berbagai penyakit atau nyamuk yang dapat merugikan ayam di dalam kandang. Kelembaban di dalam kandang yang berlebih mengakibatkan ayam kurang bergerak lincah dan ayam hanya merenung.



9. Kubur ayam yang mati.
Biasanya malah di bakar, tapi menurut kami ayam yang dibakar menjadi pembawa atau penyebar penyakit karena udara yang dihasilkan dari pembakaran ayam yang mati. Dengan mengubur ayam maka tidak akan menimbulkan penyakit namun malah kebalikannya yaitu sebagai pupuk. Kuburlah ayam yang mati di sekitar pohon seperti pisang dan lainnya.
10. Usahakan membersihkan kandang ayam setiap hari.
Sapulah kotoran ayam dengan sapu lidi dan pinggirkan kotoran ayam. Kotoran yang menumpuk di kandang akan menyebabkan bau yang menyengat dan hidupnya bibit penyakit.
11. Berilah tanaman sebagai penyejuk di sekitar kandang.
Ada banyak pilihan yang dapat kita gunakan. Misalnya tanaman anti serangga, dan lainnya. Dengan cara ini dimaksudkan memberi sejuk kandang dan menyerap bibit penyakit. Tanaman ditempatkan di pinggir kandang dan usahakan tanaman yang ada di kandang adalah tanaman yang apabila dimakan ayam akan aman. Seperti sifat ayam yang akan memakan dedaunan di sekitarnya.
12. Pisahkan antara tempat bertengger/nangkring dari tempat bertelur.
Jika sarang bertelur dekat dengan tempat bertengger maka kotoran akan jatuh pada sarang ayam yang dapat merugikan ayam terutama telur yang dierami tersebut.





Selain cara tersebut di atas masih banyak lagi cara untuk mencegah datangnya penyakit ayam. Di antaranya adalah :
a. Semprotlah sekitar kandang pada siang hari untuk mengurangi panas yang berlebih yang dapat menyebabkan stress pada ayam
b. Berilah pakan yang selalu baru. Pakan yang terlalu lama dapat menimbulkan tumbuhnya jamur dan hewan merugikan lain
c. Bersihkan tempat pakan sebelum memberi atau menghidangkan pakan
d. Berilah sarapan pagi yang hangat untuk menghangatkan badan.
e. Berilah kunyit sebagai jamu dan berbagai obat herbal atau jamu alami lainnya.

Sekiranya kurang lebih seperti itu untuk cara mencegah penyakit ayam kampung. Dengan mencegah maka ternakan ayam kita akan nyaman. Salam sukses!

Sabtu, 21 September 2013

Bismillah

RACUN SERANGGA

Racun Serangga organik :halia : lengkuas : kunyit : bawang putih : dengan kadar 1:3:1:1 , untuk jumlah 1 kg bahan campur 1 sudu makan lada putih, 10 helai daun sireh ...semua bahan di tumbuk atau kisar, masak dalam 2lit air sampai mendidih, sejukan , tapis , simpan,Masa nak guna larutkan 1:30 dan campuran 1 sudu teh sabun cecair untuk 1 tong 15 lit.

Dalam beberapa minit sahaja, belalang, cengkerik, kumbang, ulat pengorek buah/batang, ulat pengerok daun ( leafminer), lalat buah, white flies, aphids, thrips, hamama dan lain2 seranggga akan mati atau menjadi lemah.
Bismillah

PENGAWALAN PENYAKIT "SAMPAR AYAM / NEWCASTLE (ND)"


PENGENALAN PENYAKIT SAMPAR 

Penyakit "Newcastle (ND) / SamparAyam" adalah penyakit ayam yang disebabkan oleh jangkitan sejenis virus.
Penyakit ini bolih menyebabkan kematian yang tinggi sehingga mencapai 70 - 100%
Penyakit ini juga boleh menjangkit kepada manusia dan menyebabkan sakit mata.
Wabak ND/Sampar berlaku di Malaysia setiap tahun. Impak penyakit yang negatif kepada ekonomi negara adalah besar. Oleh sebab itu, jangkitan perlu dikawal dan dibasmi dengan segera.
 

PENCEGAHAN

a. Tanggungjawab orang awam

  • Melaporkan setiap kes kematian ayam dengan segera kepada pihak Jabatan Perkhidmatan Veterinar (JPV) yang berhampiran.
   

b. Kawalan pergerakan

  • Kawalan pergerakan di antara ternakan yang telah dijangkitan virus dengan ternakan yang tidak dijangkiti adalah penting untuk mencegah penularan jangkitan.

 


c. Vaksinasi untuk mencegah jangkitan penyakit

  • Vaksinasi berkesan menghalang tanda-tanda klinikal jangkitan ND
  • "Flock profile" bolih membantu program pemvaksinan untuk mengenalpsati tahap immuniti ayam di dalam ladang.
 

d. Asing singkir dan pemusnahan

  • Kaedah untuk membasmi wabak ND adalah dengan pemusnahan ayam (stamping out). Pemusnahan ini dijalankan untuk melenyapkan perumah virus ND. Ini dapat mempastikan risiko penularan dapat dikawal.
  • Pemusnahan perlu dibuat dengan pantas untuk memendekan tempoh virus membiak dan tersebar.

e. Kaedah pelupusan

  • Pelupusan dengan menanam karkas ayam perlu dijalankan dengan segera, sebaik-baiknya dikawasan ternakan yang sama. Praktik ini dapat mengurangkan risiko virus dibawa keluar darikawasan jangkitan.
  • Pembakaran karkas ayam boleh dijalankan jikalau tidak menimbulkan masalah alam sekitar.

f. Pemusnahan lain-lain produk dan sisa

  • Bahan-bahan seperti makanan ternakan, tinja/najis, telor bolih menjadi pembawa virus.
  • Oleh yang demikian bahan ini tidak bolih dipindah keluar dari kawasan terjangkit. Bahan-bahan ini juga perlu dimusnahkan dan ditanam. Bahan-bahan organik ini perluditanam dan dikambus terlebih dahulu sebelum keseluruhan kawasan didekontaminasi.
  • Bagi ternakan yang terletak di kawasan yang mempunyai paras air tanah yang tinggi, pastikan kawasan pelupusan ditimbus secara membukit


DISINFEKSI DAN DEKONTAMINASI

  1. Kawasan reban
  2. Bekas makanan dan bekas minuman
  3. Pakaianmkerja atau bahan berasaskan kain
  4. Kenderaan
  5. Peralatan ladang

Jenis-jenis disinfekatan yang sesuai.

  1. Larutan 4% Sodim karbonat
  2. LarutanSodium karbonat-dehidrat
  3. Larutan 2% Sodium hidroksid
  4. Dettol, Lysol, Lindores, Iosan dl.

BAGI SEBARANG PERTANYAAN LANJUTAN

Sila hubungai : -
BAHAGIAN KESIHATAN VETERINAR
Jabatan Perkhidmatan Veterinar Negeri Selangor
Lot 2, Jalan Utas 15/77,
40630 Shah Alam,
Selangor.


Tell : 03-5510 3900
Fax : 03-5510 3903

Jumaat, 20 September 2013

pokok ceri tumbang,bernasib baik Allah elakkan dari menghempap reban...

ayam ni da demam kene jerut...kihkihkih



hampas kelapa